Cinta Itu Sudah Purba, Sudah Purna

Sebentar saja kubiarkan kau melihat senja itu di mataku
bahwa segala yang kau tinggal telah semakin menua

dan akar-akar cinta sudah lama pula meranggas,
rindu melumer, kenang-kenang sudah purna kuhilangkan dari kepala
atau pun harapan yang menggulung dulu
sudah tuntas dientaskan

bahwa puisi-puisimu tak ada lagi
di kantong bajuku
pun di tas dan sela buku harianku
Apa kau tahu?
api-api kecewa membakarnya sekejap

Sebentar lagi, akan kubiarkan kau menatapku sekali
biar mata rabun ini membiaskan betapa cintaku sudah berubah senja
sudah purba
sudah purna

3 komentar:

  1. mbak krisandi saya ingin dirimu komentari sajak-sajakku, meski agak usang bahasanya

    BalasHapus
  2. Dalam kehidupan selalu matematika itu ada
    contoh pada segitiga ABC di atas, dapat kita lihat sisi a yang dihadapi oleh sudut A dipegang oleh titik BC, begitu juga sisi b dipegang oleh titik AC, dan sisi c dipegang oleh sudut AB.
    Apabila kita kaji secara khusus hubungan manusi, alam dan tuhannya dapat saya artikan sebagai berikut: “ ini berarti kehidupan manusia dengan alam dan tuhannya akan berlaku hukum saling mengikat, jika alam rusak tentu ada peran manusia atas turunnya murka tuhan, jika tuhan murka tentu karena manusia yang tidak sanggup memelihara alam ini, jika manusia rusak itu karna tuhan tidak meridhainya karna ia tidak memegang fungsinya sebagai pemimpin alam sebagai mana tuhan tugaskan kepada manusia itu sendiri.

    BalasHapus
  3. ITU MERDEKA
    Kami anak negeri tepatnya 17 agustus 19 45 telah menggetarkan dunia
    Dengan lantangnya sang proklamator berseru proklamasi
    Teriring rakyat bangsa kami merdeka…..merdeka…..
    merdeka pekiknya
    Terasa memecahkan dunia dengan getarnya,
    menghiasi mega dengan sangsaka merah putihnya
    Bangga kami menjadi bangsa merdeka dengan revolusi para revolusioner.
    Merdeka bukan hadiah konde atau peci maupun baret kolonial
    kami merdeka dengan dasar berketuhanan, dengan jiwa prikemanusiaan, dan rasa kebangsaan.
    kami merdeka dengan perilaku keadilan dan azaz kerakyatan
    Kemerdekaan menuju kemakmuran rakyatnya, kesejahteraan bangsanya, dan keadilan sosial
    Kemerdekaan bukan hadiah untuk golongan, kesenangan tertentu, atau pengaturan sendiri-sendiri
    Kemerdekaan milik bersama, tanggungjawab bersama, mengisinya pun bersama.
    Kemerdekaan amanah pendahulu, titipan generasi, dan saat ini pemegangnya.
    Pelihara…………peliharalah kemerdekaan demi anak cucu bangsa
    Merdeka………merdeka………….merdeka selamanya.

    S. Hasan A. …………………… Malam, 17 Agustus 2011

    BalasHapus

Cinta Itu Sudah Purba, Sudah Purna

Sebentar saja kubiarkan kau melihat senja itu di mataku
bahwa segala yang kau tinggal telah semakin menua

dan akar-akar cinta sudah lama pula meranggas,
rindu melumer, kenang-kenang sudah purna kuhilangkan dari kepala
atau pun harapan yang menggulung dulu
sudah tuntas dientaskan

bahwa puisi-puisimu tak ada lagi
di kantong bajuku
pun di tas dan sela buku harianku
Apa kau tahu?
api-api kecewa membakarnya sekejap

Sebentar lagi, akan kubiarkan kau menatapku sekali
biar mata rabun ini membiaskan betapa cintaku sudah berubah senja
sudah purba
sudah purna